Sosialisasi PM-AAS dan Koordinasi CPCL Perkuat Peran BPP di Konawe Selatan
Konawe Selatan – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi Program Modernisasi Pertanian melalui Advanced Agricultural System (PM-AAS) sekaligus koordinasi penyusunan dan Verifikasi Faktual Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL). Dalam kegiatan ini ditegaskan peran BPP sebagai pusat koordinasi penyuluh di tingkat kecamatan, termasuk sebagai pusat pengelolaan dokumen dan basis data untuk memudahkan proses monitoring, verifikasi, serta percepatan penyaluran bantuan. Penyuluh juga didorong agar usulan CPCL, khususnya benih, berasal dari jalur penyuluh sehingga proses pengawalan hingga realisasi dapat berjalan lebih efektif.
Selain membahas mekanisme pelaporan dan pengajuan bantuan, kegiatan ini juga mensosialisasikan penerapan PM-AAS sebagai program nasional budidaya padi modern yang mengintegrasikan penggunaan benih berlabel, pemupukan berimbang termasuk silika dan dolomit, pengaturan jarak tanam, serta pemanfaatan teknologi modern seperti drone. Melalui sosialisasi ini diharapkan pemahaman penyuluh dan petani semakin meningkat sehingga implementasi PM-AAS dapat diperluas pada musim tanam berikutnya untuk mendukung peningkatan produktivitas dan swasembada panga